Breaking News

Presiden Serahkan 3.000 Sertifikat - Koran Jakarta

Sertifikat Tanah l Gubernur Pastikan 100 Persen Warga Jakarta Barat Miliki Sertifikat

Jokowi berharap masyarakat tidak menggunakan dana dari modal yang didapat untuk membeli barang-barang yang konsumtif, melainkan untuk hal-hal yang produktif.

JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyerahkan 3.000 sertifikat tanah kepada rakyat di Jakarta Barat untuk mencegah sengketa tanah yang kerap terjadi di tengah masyarakat.

Sengketa lahan di mana-mana, karena apa, masyarakat tidak pegang yang namanya sertifikat, yang namanya tanda bukti hak hukum atas tanah yang dimiliki,” kata Presiden dalam sambutannya saat acara penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat di Gedung Serbaguna Cendrawasih, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (9/1).

Menurut Presiden Jokowi, setiap dirinya berkunjung ke daerah kerap mendengar masalah sengketa tanah. Dalam acara itu Presiden menyerahkan sertifikat tanah secara simbolis kepada 12 orang perwakilan yang terdiri dari beragam profesi antara lain ibu rumah tangga, wiraswasta, dan karyawan swasta.

Total sebanyak 63.690 bidang lahan di Kota Madya Jakarta Barat telah tersertifikat pada 2018.

Menurut Presiden Jokowi, dengan memiliki sertifikat tanah, masyarakat mendapatkan bukti legal hak atas tanah masing-masing.

Selain itu, Presiden meminta masyarakat mengkalkulasi secara matang kemampuan angsuran bagi warga yang hendak menjadikan sertifikatnya sebagai agunan ke bank untuk mendapatkan modal.

Dia mengharapkan masyarakat tidak menggunakan dana dari modal yang didapat untuk membeli barang-barang yang konsumtif, melainkan untuk hal-hal yang produktif, seperti untuk modal berusaha ataupun modal kerja. “Saya titip supaya kita ingat pinjam ke bank itu mengangsur, pinjam ke bank itu mencicil,” kata Jokowi.

Presiden mengatakan dirinya kerap mengingatkan masyarakat di daerah-daerah yang dikunjunginya untuk memanfaatkan dana dari keuntungan usaha untuk membeli produk konsumsi, bukan dari modal pinjaman.

Pemerintah menargetkan penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat pada 2019 sebanyak 9 juta sertifikat.

Pada 2018, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional telah melampaui target penyerahan sertifikat yang diharapkan tujuh juta, menjadi 9.315 juta sertifikat telah diserahkan.

Warga DKI

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan memastikan seratus persen warga Jakarta Barat tercatat memiliki sertifikat tanah.

“Insya Allah kami akan dukung terus program sertifikasi tanah dan ini juga memastikan bahwa seratus persen penduduk di wilayah Jakbar bersertifikat,” ujar Anies.

Anies menyebut secara khusus di wilayah Jakarta Barat, terdapat 370.197 bidang tanah. Sementara dari jumlah tersebut, 91,98 persen lahan tersebut tercatat memiliki sertifikat.

Sisanya yakni 8,02 persen lahan di Jakarta Barat, Anies menyebut belum memiliki sertifikat lahan. Sehingga, pada kesempatan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memberi 3.000 sertifikat tanah, semua lahan sudah dinyatakan bersertifikat.

“Insya Allah ini akan bisa membantu mengubah nasib perjalanan hidup untuk keluarga-keluarga yang tanahnya bersertifikat,” ujar Anies.

Presiden dalam acara tersebut didampingi oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Kepala Negara telah menyerahkan sebanyak 3.000 sertifikat kepada masyarakat di Jakarta Barat untuk menghindari masalah sengketa tanah.  fdl/Ant/P-5

Let's block ads! (Why?)

baca Lagi deh http://www.koran-jakarta.com/presiden-serahkan-3-000-sertifikat/

Tidak ada komentar