Breaking News

Nyak Sandang Sudah Bisa Melihat, Elus Punggung Jokowi, Ini Permintaannya yang Dipenuhi Presiden - Tribun Medan

TRIBUN-MEDAN.COM - Keinginan Nyak Sandang untuk melihat secara jelas wajah Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya kesampaian.

Sang pemilik obligasi pembelian pesawat pertama Republik Indonesia (RI 001) ini pun bertemu Presiden Jokowi di Bandar Udara Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh Besar, Jumat (14/12/2018) malam, sesaat Presiden Jokowi hendak bertolak kembali ke Jakarta.

Nyak Sandang, Penyumbang Pesawat RI 001 Tagih Janji Presiden Jokowi, Bangun Masjid dan Naik Haji
NYAK Sandang (kanan) memperlihatkan bukti obligasi pengumpulan uang untuk membeli pesawat pertama Indonesia di Desa Lhuet, Jaya, Aceh Jaya, Rabu (14/3/2018). Nyak Sandang (91) memiliki bukti berupa selembar obligasi atau surat pernyataan utang dari pemerintah yang dikeluarkan tahun 1950 saat ayahnya Ibrahim bersama warga lainnya menyerahkan bantuan untuk membeli pesawat Dakota RI- 001 Seulawah yang merupakan cikal bakal berdirinya perusahaan penerbangan niaga pertama di Indonesia. |SERAMBINEWS.COM

Diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi tiba di Aceh pada, Kamis (13/12/2018) malam dalam rangka kunjungan kerja. 

Kunker Presiden Jokowi di Aceh diawali pertemuan dengan para ulama di Hotel Hermes pada Jumat (14/12/2018) pagi.

Setelah itu, Presiden Jokowi bertemu para pendamping desa di Kampus Darussalam, melaksanakan Shalat Jumat di Masjid Raya Baiturrahman, ground breaking jalan tol Sigli-Banda Aceh, serta bertemu relawan dan tim kampanye.

Menjelang kepulangannya ke Jakarta, Presiden Jokowi menyempatkan diri bertemu dengan Nyak Sandang, salah satu warga Aceh yang menyumbang pembelian pesawat pertama Republik Indonesia (RI 001 Seulawah).

Dalam pertemuan dengan Presiden itu, Nyak Sandang ditemani oleh putranya, Khaidar.

Pertemuan Nyak Sandang bersama putranya dan Presiden Jokowi ini direkam dalam bentuk foto dan video oleh pihak Biro Pers Istana Kepresidenan.

Video yang merekam pertemuan Nyak Sandang dan Presiden Jokowi ini kemudian diunggah ke Youtube oleh Ketua Rumoh Umat (Lembaga filatropi Muslim Aceh) Mustafa Husen Woyla, Jumat (14/12/2018) malam.

“Video ini dikirim oleh politisi PDIP Aceh, Helmy N Hakim, dan kemudian saya unggah ke Youtube,” kata Mustafa Husen ketika dikonfirmasi Serambinews.com.

Let's block ads! (Why?)

baca Lagi deh http://medan.tribunnews.com/2018/12/15/nyak-sandang-sudah-bisa-melihat-elus-punggung-jokowi-ini-permintaannya-yang-dipenuhi-presiden

Tidak ada komentar